Rusia Dukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Listrik Indonesia

Ekbis  RABU, 10 MEI 2017 , 19:24:00 WIB

Rusia Dukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Listrik Indonesia
RMOL. Rusia menyatakan siap bekerjasama dengan Indonesia untuk mendukung kebutuhan energi listrik di Indonesia. Salah satu bidang yang ditawarkan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

Hal tersebut mengemuka dalam Temu Bisnis Indonesia-Rusia "Investasi di Sektor Energi dan Infrastruktur Indonesia" yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri RI, di Jakarta (9/5). Temu bisnis mempertemukan pelaku bisnis dari Rusia, yaitu Dewan Bisnis Indonesia-Rusia dan Global Consult (Grup Gazprombank), dengan sejumlah pelaku bisnis Indonesia.

Perusahaan Indonesia yang hadir antara lain Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan, Perusahaan Daerah Migas Mandiri Pratama dan Perusahaan Daerah Melati Bakti Satya Kalimantan Timur. Selain itu, hadir pula PT. Anantara International Resources, PT. Roteq, PT. Widar Mandripa Nusantara, PT. Hutama Karya (Persero) dan PT. Indocoal.

Direktur Eropa III Kementerian Luar Negeri, Ardian Wicaksono, menyampaikan pertemuan hari ini sebagai langkah untuk lebih menggali peluang dan potensi kerjasama yang dapat dikembangkan dua pihak, khususnya di sektor energi dan infrastruktur.
 
"Kesepakatan-kesepakatan bisnis diharapkan dapat dicapai untuk persiapan Sidang Komisi Bersama (SKB) Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi dan Teknik Indonesia-Rusia ke-12, di Moskow pada Oktober 2017," kata Ardian Wicaksono dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI.

Duta Besar, Dian Wirengjurit, selaku Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk Urusan Kerja Sama dan Dewan Energi Nasional, hadir sebagai pembicara dalam pertemuan itu. Dian mengatakan, potensi kerja sama dengan Rusia di bidang energi sangat besar, terlebih delegasi Rusia mengetahui seluk beluk kebutuhan energi Indonesia. Peluang kerjasama ini perlu sejalan dengan prinsip pembangunan Indonesia yang menekankan pada tiga aspek, yaitu availability (jaminan ketersediaan energi listrik), accessibility (kemudahan akses penyediaan tenaga listrik, termasuk oleh daerah), dan affordability (keterjangkauan harga).

Sementara itu, CEO Dewan Bisnis Rusia-Indonesia, Mikhail Kuritsyn, mengemukakan bahwa perusahaan energi Rusia siap bekerjasama dengan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi Indonesia. Kehadiran delegasi bisnis Rusia untuk menjajaki kerjasama di bidang energi terkait gas, berupa PLTG, pencairan, pengangkutan, dan penyimpanan gas, serta pembangkit listrik turbin gas.

Para pelaku bisnis dari dua pihak melakukan one-on-one meeting untuk memperoleh kesepakatan konkret. Rencananya, delegasi bisnis Rusia akan kembali berkunjung ke Indonesia sebelum pelaksanaan SKB ke-12 Indonesia-Rusia. [ald]


Komentar Pembaca
Deddy Mizwar Kepingin Dipinang PDIP

Deddy Mizwar Kepingin Dipinang PDIP

SENIN, 16 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Korban Penggusuran Ragukan Janji Anies-Sandi

Korban Penggusuran Ragukan Janji Anies-Sandi

JUM'AT, 13 OKTOBER 2017 , 21:00:00

Anies-Sandi Bakal Dapat Gelar Pembohong

Anies-Sandi Bakal Dapat Gelar Pembohong

JUM'AT, 13 OKTOBER 2017 , 17:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 14:40:00