Lumpo-Pessel Akan Disulap Jadi Kampung Batik

Daerah  SABTU, 17 JUNI 2017 , 17:26:00 WIB | LAPORAN: JEFRI HIDAYAT

Lumpo-Pessel Akan Disulap Jadi Kampung Batik

Foto/RMOL Sumbar

RMOL. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bersama Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten PKK Pessel dan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumatera Barat mengadakan kegiatan Pelatihan Membatik Tulis Lumpo di Kantor Wali Nagari Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Pessel, Sumbar.

Pelatihan yang diikuti 50 peserta dari kaum ibu tersebut digelar selama sepekan lebih, yaitu 10 sampai 19 Juni 2017.

Ketua PKK Pessel, Lisda Rawdha menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di daerah setempat dengan memberikan para peserta ilmu dan keahlian dalam membatik. Diharapkan agar kemudian hari kaum ibu dapat mempratekan skil tersebut untuk membantu perekonomian keluarga.

"Dengan skil tersebut, peserta yang keseluruhannya merupakan kaum ibu dapat nantinya mempraktekan dan menjadi tambahan pemasukan bagi keluarga dengan sendirinya ekonomi masyarakat dapat bergerak," terang Lisda yang juga ketua Dekranasda Pessel beberapa waktu lalu.

Mantan pramugari pesawat kepresidenan tersebut menjelaskan bahwa PKK Pessel di bawah kepemimpinannya bekerjasama dengan berbagai pihak mencoba terus berbuat untuk memacu perekonomian masyarakat di daerah yang dipimpin oleh suaminya, Hendrajoni, khususnya perekonomian masyarakat kalangan menengah ke bawah.

"Pelatihan membatik ini salah satu solusi agar nantinya peserta yang 50 orang itu dapat berwirausaha dari skil yang telah diberikan oleh instruktur. Dan tentunya sektor UKM dapat bergairah," papar Lisda.

"Apalagi Pemda sedang giat-giatnya menjadikan Pessel sebagai daerah tujuan wisata. Ini akan jadi sebagai penunjang," jelas pelantun tembang religi itu menambahkan.

Dikatakan Lisda, setelah pelatihan ini selesai, pihaknya tidak serta-merta berlepas tangan terhadap peserta pelatihan tersebut. PKK, Dekranasda dan IPEMI akan terus membina pelatihan hingga mereka mampu mandiri dengan ilmu yang telah mereka dapatkan.

Untuk itu, tahap selanjutnya Kompor dan Canting yang merupakan peralatan dalam membatik akan dihibahkan kepada peserta. Dan kemudian pembinaan terus dilakukan dengan memberikan peserta pelatihan tersebut pinjaman modal.

"Mereka akan terus kami bina dan nantinya akan diberi pinjaman modal melalui koperasi IPEMI. Artinya kami melakukan pembinaan sampai mereka mandiri," ucap Lisda.

Selain itu, tujuan pelatihan membatik in adalah untuk melestarikan kerajinan tradisional yang merupakan kekayaan budaya dari Pessel yang akan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

"Jadi, tujuan pelatihan ini sangat banyak. Dan ini cita-cita kami untuk mewujudkan kampung Batik di Lumpo nantinya akan terwujud," demikian Lisda Rawdha. [rus]

Komentar Pembaca
Said Aqil Cocok Gantikan Menteri Agama

Said Aqil Cocok Gantikan Menteri Agama

SABTU, 24 JUNI 2017 , 13:00:00

Resmi Tersangka, Hary Tanoe Akan Diperiksa

Resmi Tersangka, Hary Tanoe Akan Diperiksa

JUM'AT, 23 JUNI 2017 , 17:00:00

BPOM Kecolongan Melulu

BPOM Kecolongan Melulu

KAMIS, 22 JUNI 2017 , 17:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00