Perppu Jadi Murahan di Tangan Jokowi

Politik  KAMIS, 13 JULI 2017 , 12:25:00 WIB

Perppu Jadi Murahan di Tangan Jokowi

Romo Syafii/Net

RMOL. Terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan (ormas), menunjukan kalau Pemerintah telah gagal dalam memahami eksistensi ormas.

Begitu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i (Romo Syafi'i), kepada wartawan di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/7).

Syafi'i menjelaskan, sebetulnya DPR sudah merumuskan UU 17/2009 tentang ormas dengan sangat aspirasi. DPR sangat memahami fungsi eksistensi ormas di Indonesia.

"Tapi teryata pemerintah hari ini kan cenderunganya melanggar UU, jadi kalau ada keinginannya sulit tercapai dengan UU yang ada maka pemerintah tidak akan berupaya, bagaimana keinginan itu diatur dalam peraturan hukum itu, dia cenderung keinginannya harus tercapai, karena hukumnya yang harus di terabas," kata dia seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut UU, pemerintah boleh mengeluarkan Perppu jika negara dalam keadaan genting. Namun, kata dia, saat ini tak melihat adanya kegentingan.

"Perppu ini kan menjadi sangat murahan, karena dalam UUD Presiden memang berkewenangan mengeluarkan Perppu, tapi dalam ihkwal yang memaksa. Tolong digambarkan dong kegentingan yang sangat memaksa saat ini," kata Romo Syafi'i.

Sebaliknya ia justru melihat yang memaksa saat ini adalah pelanggaran hukum yang dilakukan pemerintah itu sendiri.

Dengan mengeluarkan Perppu Pembubaran Ormas, dia menilai pemerintah telah berlaku semena-mena dengan menerabas peraturan dan UU yang harusnya diikuti.

"Yang genting itu pidato Megawati, yang mengatakan tidak perlu percaya pada akhirat karena akhirat ramalan masa depan dan belum terbukti, karena belum ada yang pulang dari akhirat itu sudah genting, itu bisa memicu, itu kegentingan yang memaksa. Jadi bukan ormas yang memaksa yang membuat situasi genting, tapi pidato Megawati dan kecenderungan pemerintah melanggar hukum," tuturnya. [war]

Komentar Pembaca
Waspada, Gas 12 Kg Suntikan!

Waspada, Gas 12 Kg Suntikan!

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Menteri PUPR Bersihkan Danau Rawa Pening

Menteri PUPR Bersihkan Danau Rawa Pening

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 14:40:00