Akankah Kabupaten Solok Selatan Di Lewati Tour de Singkarak ke-9

Kabupaten Solok Selatan  RABU, 30 AGUSTUS 2017 , 13:04:00 WIB | LAPORAN: PETRI SIKUMBANG

Akankah Kabupaten Solok Selatan Di Lewati Tour de Singkarak ke-9

TdS/Net

RMOL. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) akan mengebut perbaikan jalan di Kabupaten Solok Selatan.

Percepatan perbaikan ini karena Pemprov Sumbar bersikukuh memasukkan Kabupaten Solok Selatan dalam rute balap sepeda Tour de Singkarak yang digelar pada 18 sampai 26 November 2017. Tapi, Solok Selatan masih belum pasti masuk dalam rute Tour de Singkarak lantaran kondisi jalan yang rusak parah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono, memastikan bahwa proses pembangunan tetap berjalan, khususnya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.

"Ya nanti koordinasi dengan Wagub (Sumbar), kalau itu jalan nasional dan itu untuk kebutuhan turis (wisata) akan kami kerjakan," kata Basuki Hadimulyono, pada Selasa (29/8).

Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit juga mengatakan, bahwa Pemprov Sumbar telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumbar untuk merampungkan pengerjaan jalan Solok Selatan.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Barat Oni Yulfian juga menyampaikan, bahwa Solok Selatan tetap masuk ke dalam rute yang dilalui Tour de Singkarak karena Dinas PUPR Sumbar menyanggupi untuk merampungkan perbaikan jalan sebelum Tour de Singkarak dimulai.

Tour de Singkarak ke-9 ini digelar sepanjang 1.150 km yang dibagi sembilan etape selama sembilan hari. Start tour yang memadukan balap sepeda dan pariwisata ini akan dilakukan di Tanah Datar, sedangkan finish akan berlokasi di Bukittinggi.

Gelaran sport tourism yang diselenggarakan kesembilan kalinya ini bakal menyediakan hadiah total Rp 2,3 miliar.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti, mengatakan event sporttourism bertaraf internasional seperti Tour de Singkarak akan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selama lebih dari satu pekan, pembalap akan melintasi bukit, hutan, serta pantai yang indah.

"Destinasi dengan fasilitas yang memadai ini diharapkan meningkatkan kualitas wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Barat," kata Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresasiasi TdS yang sudah mendunia. Dia pun mendorong agar segera dilakukan promosi melalui media digital.

"Ada beberapa sport tourism di Indonesia yang mendunia seperti Tour de Singkarak (TdS), Tour de Banyuwangi Ijen, Tour de Bintan (TdB), Tour de Flores (TdF), Jakarta Marathon, sampai nanti Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 2018 mendatang," ujarnya.

"Tour de Singkarak juga selalu dipromosikan ke seluruh negara anggota Federasi Balap Sepeda Internasional (Union Cyclist International/UCI). Jumlah penonton Tour de Singkarak saat ini berada di posisi lima dunia," pungkasnya. [pet]

Komentar Pembaca
PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00