Wakil Ketua MPR: KPK Harus Dibenahi

Politik  MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 , 18:30:00 WIB | LAPORAN: PETRI SIKUMBANG

Wakil Ketua MPR: KPK Harus Dibenahi

Ilustrasi/Net

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih dibutuhkan, namun harus dibenahi.

"Sampai saat ini KPK masih dibutuhkan, tapi harus dibenahi. Kalau tidak dibenahi maka KPK cenderung melakukan abuse of power," kata Wakil Ketua MPR RI Mohamad Toha, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/9).

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di MPR itu mendapat sejumlah pertanyaan dari peserta, salah satunya mengenai komitmen untuk penguatan lembaga penegak hukum, seperti KPK, Kejaksaan dan Kepolisian.

Toha menyatakan keberadaan lembaga anti rasuah ini sebetulnya untuk meningkatkan upaya pemberantasan korupsi. Namun, kenyataannya, dengan memiliki kewenangan yang melebihi kejaksaan dan kepolisian maka kekuasaan KPK seolah-olah melebihi lembaga Negara yang ada di dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pembenahan KPK penting mengingat dalam melaksanakan kewenangannya lembaga ini menggunakan cara-cara yang tak diatur dalam undang-undang, tapi mereka melakukannya  dengan peraturan yang dibuat sendiri. Salah satunya soal penyadapan.

Meskipun KPK sebagai lembaga adhoc, Toha menekankan untuk saat ini keberadaannya masih dibutuhkan. Kalau kejaksaan dan kepolisian dinilai sudah menjalankan tugasnya dengan baik, sesuai harapan masyarakat, ada kemungkinan KPK bisa dibubar.

"Tapi KPK baru bisa dibubarkan kalau indeks korupsi Indonesia sudah berada pada ranking 1 sampai 10. Dan, sekarang indeks korupsi Indonesia masih berada pada ranking 90. Artinya, KPK memang masih dibutuhkan," demikian Toha. [pet]


Komentar Pembaca
PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00