Mahar Politik Penyebab Korupsi

Politik  KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 , 22:19:00 WIB | LAPORAN: PETRI SIKUMBANG

Mahar Politik Penyebab Korupsi

Ilustrasi/Net

RMOL. Banyaknya Kepala Daerah yang terjerat kasus korupsi lantaran mahalnya biaya politik. Salah satunya mahar yang diminta partai politik, kepada calon yang meminta "tiket" untuk berlaga di Pilkada.

Begitu disampaikan pengamat Politik Pilkada, Karyono, Kamis (28/9), seperti dikutip Kantor Berita RMOLKalbar.

"High cost politik, biaya sosialisasi, tatap muka, bikin event, dan money politik, mahar politik juga penyebab korupsi," kata Karyono.

Persoalan mahar politik, lanjutnya, memang bukanlah hal yang baru. Hampir diseluruh partai menggunakan metode "busuk" seperti itu. Tak heran, banyak Kepala Daerah yang korupsi lantaran harus mengembalikan biaya saat masa pencalonan hingga kampanye.

"Persoalan mahar, bukan persoalan baru, ini sudah akut," kata dia.

Berdasarkan data Litbang Kemendagri, kata dia, untuk Pilkada Kabupaten Kota, satu pasang calon bisa menghabiskan dana mencapai Rp 30 miliar. Untuk Provinsi, lanjutnya, Rp 20 miliar sampai Rp 100 miliar.

"Makannya banyak yang korupsi, karena tingginya biaya yang harus ditanggung kontestan, maka ini beban, ini kan juga mendorong kontestan untuk cari sumber pembiayaan," kata dia.

Diketahui, drama politik Partai Golkar seputar Pilgub Jawa Barat 2018 terus berlanjut. Usai muncul SK bodong Golkar yang mendukung Ridwan Kamil, kemarin, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi muncul dengan pengakuan mengejutkan.

Ketua DPD Golkar Jabar ini mengaku dimintai uang Rp 10 miliar agar SK Golkar soal Pilgub keluar atas nama dirinya. [pet]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00