Andy Faisal

Penegakan Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang

Pengertian Pencucian Uang

Tokoh  KAMIS, 26 OKTOBER 2017 , 16:31:00 WIB

Penegakan Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang
PELAKU kejahatan keuangan seperti pengedar narkoba, koruptor, pelaku kejahatan pajak, illegal logging dan lainnya tidak berhenti pada saat kejahatan dilakukan dan harta kekayaan berhasil diperoleh.

Sebagian besar pelaku kejahatan biasanya juga melakukan Pencucian Uang untuk menyamarkan harta kekayaan yang berhasil diperoleh dari hasil tindak pidana sehingga menjadi tampak sah. Sementara Pencucian Uang tidak mengubah status harta kekayaan hasil kejahatan menjadi sah.

Pencucian Uang adalah suatu perbuatan menyamarkan atau menyembunyikan asal usul uang atau harta kekayaan dari hasil tindak pidana sehingga harta kekayaan tersebut seolah-olah berasal dari aktivitas yang sah, misalnya: ketika seseorang menerima uang suap, ia menerima uang dalam jumlah besar. Apabila ia langsung menggunakan uang tersebut bisa jadi ia dicurigai banyak orang.

Oleh karena itu agar perbuatannya (menerima suap) tidak diketahui, pelaku kejahatan tersebut perlu menyembunyikan atau menyamarkan asal usulnya. Perbuatan menyamarkan atau menyembunyikan uang atau harta kekayaan dari hasil tindak pidana tersebut dikenal dengan nama Pencucian Uang.

Tujuan Pencucian Uang

Pelaku tindak pidana pencucian Uang biasanya mempunyai niat untuk;
* Menyembunyikan uang atau harta kekayaan yang diperoleh dari kejahatan. Hal ini agar uang atau kekayaan tersebut tidak dipermasalahkan secara hukum dan tidak disita oleh pihak yang berwajib atau juga agar tidak dicurigai banyak orang
* Menghindari penyelidikan dan/atau tuntutan hukum. Pelaku kejahatan ingin melindungi atau menghindari tuntutan hukum dengan cara menjauhkan” diri mereka sendiri dari uang/kekayaan hasil kejahatan, misalnya dengan menyimpannya atas nama orang lain.
* Meningkatkan keuntungan. Pelaku kejahatan bisa saja mempunyai beberapa usaha lain yang legal. Seringkali, uang hasil kejahatan disertakan ke dalam perputaran usaha-usaha mereka yang sah tersebut. Akibatnya, uang hasil kejahatan bisa melebur ke dalam usaha atau bisnis yang sah, menjadi lebih sulit terdeteksi sebagai hasil kejahatan, dan juga dapat meningkatkan keuntungan bisnis yang sah tersebut. Dengan melakukan pencucian uang, penerima suap tadi dapat leluasa menggunakan uangnya tanpa dicurigai. Misalnya, dengan pura-pura mendapatkan warisan yang ditransfer melalui bank. Selain itu, uang hasil suap yang seharusnya jadi barang bukti bahwa pelaku nemerima suap pun bisa disamarkan dengan disimpan di bank atas nama orang lain. Akibatnya, penegak hukum akan kesulitan melakukan penyelidikan.

Bagaimana Pencucian Uang Dilakukan

Uang hasil kejahatan dapat disimpan di bank atas nama orang lain, disetorkan secara tunai atau ditransfer ke berbagai rekening yang berbeda atas nama orang-orang yang berbeda pula, atau dipakai untuk menambah modal usaha atau bisnis legal. Setelah dicuci, harta kekayaan hasil kejahatan tersebut yang seolah-olah berasal dari kegiatan yang sah, kemudian dengan leluasa dapat digunakan oleh pelaku.

Pencucian Uang memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dan dilakukan dengan menggunakan berbagai modus operandi untuk mencapai akhir yang diharapkan oleh pelaku.

Mengapa Pencucian Uang Harus Diberantas

Pencucian uang berdampak pada meningkatnya angka kriminalitas, dan secara luas dapat mengganggu stabilitas dan integritas perekonomian dan sistem keuangan suatu negara. Melalui pencucian uang, pelaku kejahatan selain dapat menikmati kekayaan yang dihasilkan dari kejahatannya juga digunakan untuk melakukan kejahatan yang lebih besar serta mengembangkan kejahatan dan organisasi kejahatannya. Selain mengakibatkan tingginya angka kriminalitas, Pencucian Uang memiliki dampak negatif secara lebih luas terhadap stabilitas sistem keuangan suatu negara sebagai berikut:

* Menimbulkan biaya sosial yang tinggi akibat menguatnya sindikat jaringan pengedar narkotika
* Merongrong sektor swasta yang sah
* Mengganggu integritas pasar keuangan
* Hilangnya kendali pemerintah terhadap kebijakan ekonomi
* Hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak
* Merusak reputasi negara

Pendekatan Follow the Money

Pendekatan follow the money merupakan istilah lain bagi pendekatan anti pencucian uang, yaitu mendahulukan mencari uang atau harta kekayaan hasil tindak pidana dibandingkan dengan mencari pelaku kejahatan. Setelah hasil tindak pidana diperoleh melalui pendekatan analisa transaksi keuangan (financial analysis) kemudian dicarilah pelakunya dan tindak pidana yang dilakukan.

Beberapa manfaat atau kelebihan yang didapatkan melalui pendekatan follow the money adalah;
* Jangkauannya lebih jauh sehingga dirasakan lebih adil;
* Dapat dilakukan dengan "diam-diam", sehingga lebih mudah, dan risiko lebih kecil karena tidak berhadapan langsung dengan pelaku yang kerap memiliki melakukan perlawanan;
* Pendekatan merampas hasil kejahatan mengurangi atau menghilangkan motivasi orang untuk melakukan tindak pidana.
* Adanya insentif pengecualian ketentuan rahasia bank dan ketentuan kerahasiaan lainnya. [***]

Andy Faisal
*Penulis adalah praktisi hukum

Komentar Pembaca
PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00