Makna Sumpah Pemuda

Tokoh  SABTU, 28 OKTOBER 2017 , 21:10:00 WIB | LAPORAN: PETRI SIKUMBANG

Makna Sumpah Pemuda

Ilustrasi/Net

HARI ini, 28 Oktober 2018 Ikatan Mahasiswa Pasaman (IMAPAS) Kota padang melaksanakan seminar kepemudaan dengan tema "Pemuda era milenial; Kreatif dalam membangun bangsa". Seminar sehari ini dilaksanakan bertepatan dengan memperingati hari sumpah pemuda yang ke-89, dimana tepat pada tanggal 28 Oktober 1928 telah disuarakan sumpah pemuda, untuk mengenang itu kembali dan untuk mengingat sejarah yang tidak akan pernah terlupakan bagi setiap individu pemuda, mestinya begitu. Maka dengan spirit dan momentum ini lah IMAPAS melaksanakan seminar dengan kembali mengingatkan para pemuda bahwa ada nilai nilai yg mesti dipegang teguh oleh pemuda dalam hidup berbangsa dari dan bernegara.

Untuk seminar ini tentunya di isi oleh narasumber dari latar belakang berbeda yangg tentunya berkompeten dibidangnya masing-masing diantaranya Haniful Khairi (Anto) Wakil ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Julia Fransiska Agusta dari latar belakang komunitas kebudayaan yang jam terbangnya sudah tidak terhitung lagi ketika berbicara tentang kepemudaan dan kebudayaan, Zalpatri selaku salah seorang wiraswata dikota padang yang berasal dari pasaman dan Rudi Apriasi selaku senior dari IMAPAS.

Dengan tema yang begitu identik dengan kepemudaan para narasumber pun yang berasal dari kalangan muda begitu semangat dalam menyampaikan tiap untaian kata materinya. Dengan latar belakang narasumber yang berbeda tentu sedikit berbeda pula pembahasannya, diantara nya narasumber ada yang memberikan motivasi agar pemuda itu mesti berwirausaha, karna realita ketika kita yang punya usaha tentu kita lah yang menjadi bos nya, namun ketika kita bekerja dengan orang lain dan setinggi apapun jabatan kita tetap lah kita anak buah orang lain, secara tidak langsung kita telah membantu nya untuk menjadi lebih kaya lagi, tentunya disini kita berbicara materi, namun ada yang lebih dari itu.

Kemudian narasumber yang lainpun berbicara tentang pemuda yang berbudaya,
Juga sempat disinggung bahwa pancasila tidak hanya sebatas teks politik semata, namun juga berbicara sikap dalam berkenegeraan, dengan adanya pancasila akan membawa kepada kehidupan yang berkeadilan, dan itu semua di pelopori oleh pemuda. Nilai dan semangat kebudayaan yang terdapat dalam diri pemuda itu lah yang sudah mulai luntur, dan mestinya nilai-nilai itu tetap dipertahankan melalui gerakan kultural, karna dengan gerakan kultural akan lebih mudah untuk mencapai tujuan dalam berkehidupan yang berkeadilan .

Secara tidak langsung salah satu nilai yang bisa di petik ialah mengajak generasi muda agar berpikir untuk kemajuan bangsa, karna bangsa ini didirikan tidak hanya sebagai candaan semata. Dengan adanya seminar ini tentunya ada harapan yang ditumpangkan kepada pemuda secara umumnya dan kepada mahasiswa IMAPAS secara khususnya agar lebih bisa berkreasi dalam bidang masing-masing, sehingga pembangunan bangsa ini bisa mengisi seluruh lini yang ada untuk mencapai masyarakat adil dan makmur sesuai dengan amanah pancasila. Salam pemuda ***

Andrianto Efendi
Penulis Adalah Mahasiswa Institut Teknologi Padang (ITP)


Komentar Pembaca
PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00