Ratusan Pelajar se-Kota Solok Ikut Dalam Kampanye dan Introduksi Imunisasi Measles & Rubella

Kota Solok  RABU, 22 NOVEMBER 2017 , 09:45:00 WIB | LAPORAN: PETRI SIKUMBANG

Ratusan Pelajar se-Kota Solok Ikut Dalam Kampanye dan Introduksi Imunisasi Measles & Rubella

Foto: RMOL Sumbar

RMOL. Ratusan pelajar SD, SMP dan SMA se-Kota Solok yang tergabung sebagai duta Measles dan Rubella (MR) sekolah, memadati Gedung Kubung 13, Selasa (21/11) dalam rangka pelaksanaan kampanye dan introduksi imunisasi measles dan rubella.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Solok Reinier tersebut, dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kesehatan RI Reza Isfan; perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Ali Akbar; Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Ambun Kadri; perwakilan Dinas Pendidikan Kota Solok; Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SD, SMP dan SMA se Kota Solok.

Kadis Kesehatan Ambun Kadri dalam laporannya menyampaikan, imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

Pelaksanaan kampanye vaksin MR akan menyasar anak usia 9 bulan sampai usia 15 tahun dan kemudian diikuti dengan pengenalan (introduksi) imunisasi Rubella kedalam program imunisasi nasional memakai vaksin MR menggantikan vaksin campak yang selama ini dipakai.

"Introduksi vaksin MR ini diberikan pada anak umur 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD/sederajat. Sedangkan Sasaran Vaksin MR ini adalah mulai bayi umur 9 bulan, hingga remaja berusia 15 tahun," ujarnya.

Secara Nasional, pelaksanaan kegiatan ini dibagi dalam 2 fase yaitu fase 1 dilaksanakan tahun 2017 di semua Provinsi di Pulau Jawa. Fase 2 dilaksanakan di seluruh provinsi di luar pulau Jawa. Selanjutnya, vaksin ini akan menjadi bagian dari vaksin wajib dalam Program Imunisasi Dasar Lengkap.

Dalam kesempatan yang sama, Wawako dalam sambutannya menyebutkan, imunisasi Measles dan Rubella saat ini merupakan sesuatu yang awam bagi masyarakat. Untuk itu diperlukan peranan penting dari kepala sekolah dan guru untuk ikut serta menyukseskan dan mendukung program ini.

"Semua kepala sekolah dan guru di Kota Solok harus turut serta menyukseskan program nasional imunisasi Measles dan Rubella ini," tegas Reinier.

Tak hanya itu, Reinier menyerukan bahwa kegiatan ini harus diberitakan secara luas ke masyarakat. Hal ini agar program imunisasi berjalan dengan baik dan lancar, serta dapat menjadikan anak muda Kota Solok yang merupakan generasi penerus bangsa menjadi anak yang sehat dan kuat.

Reinier juga meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Solok untuk mensosialisasikan kegiatan ini ke semua penjuru Kota Solok.

 " Promosi melalui baliho, spanduk dan berbagai macam lainnya harus segera dilakukan agar masyarakat Kota Solok paham dan mengetahui manfaat yang sangat besar dan dibutuhkan dari pelaksanaan imunisasi MR ini," pungkasnya. [pet]


Komentar Pembaca
Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

JUM'AT, 10 JULI 2020 , 21:30:00

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw
New Normal New Ideas

New Normal New Ideas

MINGGU, 05 JULI 2020 , 02:30:19

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00