Maspeni Pasaman Barat Imbau Petani Untuk Jaga Kualitas Nilam.

Ekbis  SABTU, 20 JANUARI 2018 , 11:42:00 WIB

Maspeni Pasaman Barat Imbau Petani Untuk Jaga Kualitas Nilam.

Ilustrasi tanaman dan minyak nilam. Agro industri.

RMOL. Tanaman nilam telah menjadi primadona bagi masyarakat Pasaman Barat. Tanaman bernilai ekonomi tinggi ini telah menggeser dominasi buah sawit yang selama ini menjadi tanaman unggulan.

Secara bertahap,masyarakat telah membudidayakan nilam secara besar-besaran. Selain bibit yang mudah diperoleh, tanaman nilam juga tergolong tanaman yang mudah tumbuh di daerah ini

Bentuk tanaman nilam sendiri menyerupai tanaman bunga, yang menebarkan aroma wangi. Nilam dikenal sebagai bahan dasar pembuatan parfum. Minyak nilam memberikan sumbangan cukup besar dalam penghasil devisa negara di antara minyak atsiri lainnya.

Ketua Asosiasi Masyarakat peduli nilam (Maspeni) Kabupaten  Pasaman Barat Indones Rajo Mangkuto mengatakan, masyarakat telah banyak beralih ke tanaman nilam.Selain praktis,tanaman ini bernilai tinggi.

"Petani nilam di Pasaman Barat yang tergabung dalam Asosiasi Maspeni,telah menanam 400 ribu batang bibit nilam. Bibit nilam yang ditanam itu jenis Patchoulina dan Sidikalang di areal seluas 30  hektar,"ujarnya di Simpang Empat, Sabtu (20/1)

Dikatakan Indones, areal penanaman nilam milik petani Maspeni tersebar di 7 kecamatan.Diantaranya Kecamatan Pasaman, Luhak Nan Duo Kinali,Talamau,Ranah Batahan, Koto Balingka dan Gunung Tuleh.

"Bibit nilam itu di tanam awal November 2017,bertepatan di musim hujan.Sebab dibulan itu tingkat curah hujan sangat tinggi dan cocok untuk penanaman bibit nilam," tegasnya.

Menjelang lebaran 2018 lanjutnya,petani nilam Maspeni sudah bisa panen minyak nilam.Hasil panen minyak nilam perhektar di perkirakan 125 kilogram,dengan harga Rp 420 ribu per kilogram.

Minyak nilam yang di kelola Maspeni dijamin keasliannya,karna pengelolaannya sesuai SOP serta dibimbing  oleh Penyuluh Perkebunan setempat.

"Insyaalah dalam waktu dekat ini,minyak nilam Pasbar tergabung Maspeni akan di patenkan Indikasi Geografis (IG) oleh Menkumham RI,"cetusnya.

Peluang nilam pada saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup bagus. Buktinya Maspeni sudah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan minyak nilam di Jakarta.Permintaan minyak nilam setiap perusahaan bervariasi tergantung kebutuhan perusahaan.

"Saya imbau petani nilam di Pasaman Barat bisa menjaga kualitas nilam yang disuling sehingga kualitas nilam Pasaman Barat bisa bersaing dengan daerah lain," pinta Indones. (ron/jef)



Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00