Demam Gerakan Subuh Berjamaah Bangkitkan Syiar Islam di Dharmasraya

Budaya  SENIN, 29 JANUARI 2018 , 05:06:00 WIB

Demam Gerakan Subuh Berjamaah Bangkitkan Syiar Islam di Dharmasraya
RMOL. Shalat yang dirasakan berat adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun merangkak,”

Kutipan hadist yang dibacakan oleh Ustad Ariz Zunzul Maizal dari Batusangkar ketika berceramah di hadapan seribuan jamaah Masjid Al Ikhlas, Lubuk Bulang, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (28/01) pagi.

Hadist yang dibacakan oleh ustad tersebut merupakan dalil bagi umat Islam di Dharmasraya, khususnya Pulau Punjung yang saban pekan melakukan shalat subuh berjamaah di daerah berbeda. Minggu kemarin, Lubuk Bulang kebagian menjadi tuan rumah.

Koordinator Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) Ustad Jonika Amdodi menyebutkan bahwa GSB yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas itu merupakan edisi ke-12. Dan hampir setiap penyelenggaraan shalat subuh berjamaah itu selalu dihaidir ribuan jamaah.

Alhamdulillah, setiap pergelaran subuh berjamah yang diadakan setiap Minggu pagi dihadiri ribuan jamaah,” tutur Jonika Amdodi.

Memang benar, penyelenggaraan subuh berjamaah itu tidak pernah sepi dari jamaah. Masjid-masjid menjadi tuan rumah GSB tidak pernah sepi. Bahkan, jamaah selalu membludak.

Begitu pula ketika Lubuk Bulang menjadi tuan rumah. Jamaah membludak hingga ke beranda masjid. Riuh-rendah suara takbir dan tahmid berkumandang didalam masjid.

Sosialisasi GSB memanfaatkan sosial media dan dari mulut ke mulut. Dan alhamdulillah sambutan jamaah sangat ruar biasa dan disupport oleh masyarakat,” jelas ustad Dodi, begitu dia kerap disapa.

Penyelenggaraan subuh berjamaah sangat menarik. Usai shalat subuh dan diisi dengan ceramah, jamaah disuguhi berbagai makanan dan minuman sebagai pengganti sarapan. Berupa nasi goreng, bubur kacang hijau dan teh manis. Makanan tersebut dipersiapkan oleh tuan rumah.

Gerakan subuh berjamaah telah membangkitkan syiar Islam di Dharmasraya. Tak pernah terfikirkan sebelumnya masjid-masjid kembali dipenuhi oleh umat meski bulan bulan suci Ramadhan. GSB ini akan menjadi pagar betis pergaulan bebas yang melanda anak muda yang belakangan ini sangat mengkhawatirkan.

GSB telah menambah dan memperkuat keimanan umat islam. Karena jamaah berasal dari semua usia dan latar belakang. Dan membangkitkan syiar Islam di Dharmasraya. GSB akan menjadi benteng umat dari pengaruh era modren,” tukas ustad Dodi.(jef)



Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00