Polres Pasaman Barat Amankan Kayu Olahan Tanpa Dokumen.

Hukum  KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 , 13:52:00 WIB

Polres Pasaman Barat Amankan Kayu Olahan Tanpa Dokumen.
RMOL. Aktivitas pembalakan liar masih terjadi di wilayah hukum Polres Pasaman Barat (Pasbar). Buktinya,  Anggota Opsnal dari Satuan Reskrim Polres Pasbar ,berhasil berhasil mengamankan kayu olahan yang tidak memiliki dokumen yang syah di dua lokasi.

 Di dua lokasi itu, jajarannya  menemukan  5 M3 kayu olahan berbagai bentuk dan  1 unit mobil truk cold diesel yang siang angkut  beserta sopirnya berinisial M,sekitar  pukul 01.30 Wib di Simpang BTN Jorong Silawai Timur Nagari Air Bangis.

  Kemudian 9 M3 kayu jenis meranti dan 1 unit becak motor juga di ditemukan  di lokasi perabot  Jorong Lembang Binuang  Nagari Aua Kuniang  sekitar pukul 10.30 Wib. Kayu tersebut diduga milik berinisial E. ujar Kapolres Pasbar AKBP Iman Pribadi Santoso S.Ik  Rabu (14/2) di kantornya.

 Iman mengatakan,  penagkapan kayu 5 M3 itu berawal dari informasi masyarakat. Atas informasi tersebut Anggota Opsnal Satreskrim Polres Pasbar menuju lokasi  untuk memastikan  informasi yang diberikan masyarakat.  Dilokasi itu ditemukan kayau olahan yang tidak memiliki dokumen yang syah.

  Sedangkan 9 M3 kayu jenis meranti berawal dari patroli  rutin Anggota Polres Pasbar menemukan tumpukan kayu olahan dilokasi perabot milik E, terangnya.

Dari hasil penyidikan lanjutnya, kayu tak bertuan  sebanyak 5 M3 itu yang diangkut oleh M diduga milik S. Pemilik kayu S telah  melarikan diri dan  saat ini masih dalam proses pengejaran. Begitu juga kayu olahan 9 M3 milik E juga kabur.

Maka dari itu pihaknya telah mengamanakan kayu olahan sebanyak 14 kubik dan satu truk cold disel,becak motor dan satu orang sopir truk M  sebagai tersanka. Tersangka M telah ditahan  untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka lainnya S dan E masih dalam pengejaran ungkapnya.

 Atas perbuatan tersebut,  Tersangka M telah melanggar pasal 83 ayat ! hurub b jo pasal 12 huruf e UU no 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan  perusakan hutan  dengan pidana penjara paling singkat I tahun  dan paling lma 5 tahun  serta pidana denda paling sedikit 500 juta paling banyak rp2,5 miliar.

  Diimbau kepada seluruh masyarakat Pasbar agar tidak lagi melakukan pembalakan liar ,pengerusakan hutan,kegiatan ilegal logging dan pembakaran hutan. Semuanya  merugikan kita semua, pinta Kapolres.(Ron/jef)

 

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00