Sekilas Tentang Weno Aulia Durin.

Tokoh  SELASA, 24 APRIL 2018 , 10:09:00 WIB

Sekilas Tentang Weno Aulia Durin.
RMOL. Ir. H. Weno Aulia Durin lahir di Jakarta, 02 Januari 1963. Beliau adalah putra Alm Hasan Basri Durin yang merupakan mantan Walikota Padang, Gubernur Sumatera Barat dan Menteri BPN era BJ Habibie.

Hasan Basri juga dikenal sebagai pendiri Yayasan Pendidikan Bung Hatta, salah satu universitas termahsyur di Sumatera bagian barat

Weno berlatar sebagai pengusaha. Dia berkecimpung di bidang perminyakan, pemilik puluhan SPBU yang tersebar di Sumbar dan berbagai wilayah di Indonesia. Beliau juga pemegang lisensi hak penjualan KFC di beberapa daerah. Sebelumnya, dia aktif di bidang real estate. Sudah ribuan rumah yang dia bangun melalui perusahaannnya.

Dia juga penghulu suku Koto dengan gelar Datuak Tumangguang dan merupakan pendiri Yayasan Baritama Gemilang sebuah yayasan yang bergerak di dunia pendidikan yang membawahi LIA LBPP Palembang. Lembaga pendidikan tersebut telah berkembang pesat.

Selain berwirausaha, Weno juga aktif berorganisasi. Dia tercatat pernah dipercaya menjadi ketua Real Estat Indonesia wilayah Sumatera Barat tahun 1993-1995. Tahun lalu dia juga diberi mandat untuk memimpin PDK Kosgoro 1957 Sumatera Barat.

Dia juga aktif di bidang politik dengan menjadi kader Partai Golkar dan diberi kepercayaan sebagai Bendahara DPD Golkar Sumatera Barat.

Weno Aulia sulung dari empat bersaudara. Kedua orang tuanya berasal dari Nagari Jaho, Kabupaten Tanah Datar. Weno menikah dengan DR. Diana Kartika tahun 1989 yang berprofesi sebagai akademisi. Diana saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Bung Hatta bidang kemahasiswaan.

Pasangan ini dikarunia dua orang anak, M. Fadhlan Rifki dan Raisa Hulia Putri. Keduanya telah menyelesaikan studi S2 di Universitas Melbourne dan Milan, Italia. Keduanya merintis karir di dunia e-comerce yang tengah menggeliat.

Saat ini Weno tengah mempersiapkan diri menjadi Bakal Calon anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat I.

Dapil tersebut meliputi 11 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Pesisir Selatan, Mentawai dan Kabupaten Tanah Datar. Selanjutnya, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya. Kemudian Kota Padang, Solok, Padang Panjang dan kota Sawahlunto.(jef)



Komentar Pembaca
Partisipasi Masyarakat Lebih Tepat Menyelesaikan Masalah Caleg Koruptor
Profil Lisda Hendrajoni.

Profil Lisda Hendrajoni.

SELASA, 29 MEI 2018

Peran Pemuda Dalam Membangun Budaya Politik Cerdas
Sumbar Expo 2017

Sumbar Expo 2017

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017

Alek Nagari

Alek Nagari

RABU, 08 NOVEMBER 2017

Islam Dan Kebangsaan Tuan Guru

Islam Dan Kebangsaan Tuan Guru

JUM'AT, 03 NOVEMBER 2017

Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Golkar: PKS Pakai Segala Cara

Golkar: PKS Pakai Segala Cara

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 17:00:00

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00