Irwan Prayitno Laporkan dua akun Facebook ke Polisi.

Nusantara  KAMIS, 03 MEI 2018 , 18:19:00 WIB

Irwan Prayitno Laporkan dua akun Facebook ke Polisi.

Irwan Prayitno/Antara.

RMOL. Gubernur Irwan Prayitno melaporkan dua pemilik akun media sosial, Facebook dan satu terdakwa kasus korupsi SPJ fiktif Dinas Prasjaltarkim ke Polda Sumatera Barat Rabu (2/5) dini hari, karena diduga mencemarkan nama baiknya.

Laporan Irwan dengan nomor: LP/172/IV/2018/SPKT. Irwan melaporkan pemilik akun Facebook Bhen Maharajo, yang dikenal sebagai editor salah satu media cetak di Kota Padang.

Irwan juga melaporkan akun Facebook atas nama Maidestal Hari Mahesa, yang merupakan anggota DPRD Kota Padang yang juga merupakan ketua PPP Kota Padang.

Kedua akun media sosial ini dianggap Irwan telah mencemarkan nama baiknya sebagai Gubernur Sumbar yang dituding menerima kecipratan dana korupsi.

Kemudian, Irwan juga melaporkan Yusafni, terdakwa kasus korupsi Surat Pertanggungjawaban (Spj) fiktif senilai Rp 62,5 miliar di Dinas Prasjaltarkim. Yusafni menyebut Irwan menerima aliran dana korupsi sebesar Rp 500 juta di luar proses persidangan.

"Keluarga, teman-teman dan orang yang saya kenal menuduh saya mencuri. Saya tentu tidak nyaman. Sebagai warga negara, saya menuntut keadilan melalui proses hukum," kata Irwan kepada awak media yang menunggunya.

Kasus yang dilaporkan mencemarkan nama baik Irwan ini terkait pemberitaan media Haluan tanggal 27 April 2018. Dalam berita itu, Irwan disebut terdakwa Yusafni di luar persidangan soal aliran dana uang haram itu.

Terkait hasil karya jurnalistik yang menuding Irwan menerima aliran dana itu, dia mengaku, akan menempuh jalur sesuai UU Pers. Ini soal individu pencemaran nama baik dulu."

"Saya tidak menerima, mau bersumpah apapun. Saya sudah katakan juga, kalau saya tidak kenal dengan Yusafni," kata Gubernur menjawab pertanyaan awak media tentang tudingan keterlibatannya.

Irwan mengatakan, dalam pemeriksaan BPK RI selama beberapa bulan, namanya tidak pernah disebut.

"Pemeriksaan Bareskrim Polri, tidak ada juga nama saya. Pemeriksaan Kejaksaan juga tidak ada nama saya. Kenapa di ujung, di luar persidangan, saya disebut kecipratan," jelasnya.

Bhen Maharajo mengatakan menghormati sikap yang ditempuh Gubernur Sumatera Barat. Dia siap untuk mempertanggungjawabkan seluruh tindakannya, termasuk di media sosial.

Mari kita uji kebenarannya di depan hukum,” ujarnya.

Sedangkan Mahesa menyatakan siap menghadapi proses hukum terkait laporan Irwan Prayitno tersebut.

"Jangankan dipanggil penyedik, dipanggil Allah SWT pun saya siap," ucap Esa.(jef)



Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

PDIP Turun Tangan Bantu Ahok

RABU, 10 MEI 2017 , 19:03:00

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

Catatan Harian Gubernur Sumatera Barat

JUM'AT, 25 AGUSTUS 2017 , 13:30:00

Peluang Investasi Sumatera Barat

Peluang Investasi Sumatera Barat

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 , 16:03:00